Beranikanlah untuk memperbarui diri,
karena tidak mungkin sebuah pribadi yang lama
berhak bagi sesuatu yang baru.
Mulai hari ini, marilah kita bersungguh-sungguh untuk mengganti setiap dan semua cara kita yang tidak sesuai lagi bagi kebesaran yang kita inginkan bagi diri kita sendiri.
Bila banyak dari yang Anda inginkan belum mengambil bentuk nyatanya yang menjadikan kehidupan Anda lebih utuh, dan bila banyak dari keinginan Anda hanya menjadi penyemangat bagi Anda untuk merajut lebih banyak keinginan baru, maka Anda harus tulus menerima bahwa ada yang harus diperbarui.
Sadarilah bahwa,
Tidak semua keinginan untuk menjadi,
disertai dengan upaya membangun kepantasan untuk menjadi.
Maka pertanyaannya kepada Anda,
Apakah yang sedang Anda kerjakan hari ini adalah upaya bernilai yang akan menjadikan Anda pantas menerima yang Anda minta?
Ataukah Anda sedang bekerja untuk menunggu waktu pulang?
Jangan heran, karena ada di antara kita yang ketidak-sabarannya bukanlah terhadap lambatnya reaksi pasar atau kekurang-sigapan organisasinya, tetapi terutama terhadap lambatnya kedatangan akhir minggu ini.
Sebagian dari kita sedang tidak sabar untuk membangun hasil-hasil super dalam pekerjaan kita, dan sebagian lagi sedang tidak sabar untuk menghidari pekerjaan.
Mereka berbeda, tetapi mereka memiliki kesamaan yang akut; yaitu keduanya menginginkan keberhasilan melalui pekerjaan mereka. Yang satu menginginkan keberhasilan melalui yang dikerjakannya, dan yang satu ini menginginkan keberhasilan dari pekerjaan yang kalau bisa dihindarinya.
Ada beberapa dada yang menjadi sesak karena membaca ini.
Tetapi berbahagialah, karena itu tanda bahwa Anda mengenali keharusan untuk memperbaruhi diri.
Pribadi yang baru berhak bagi yang baru.
Segera setelah mengerti,
berlakulah seperti yang Anda mengerti.
Karena,
bila yang Anda lakukan tidak berhubungan dengan pengertian baik,
untuk apakah yang Anda lakukan itu?
Saya berharap bahwa sapa sederhana saya ini dapat hadir bersama Anda dalam kesibukan Anda hari ini.
Ingatlah bahwa kesibukan Anda tidak boleh hanya berkenaan dengan pengumpulan uang, tetapi juga termasuk kesibukan untuk menjadikan diri Anda sebagai pencerah bagi kehidupan mereka yang penting dalam kehidupan Anda.
Sudahkah Anda menelepon istri atau suami Anda di tempat kerjanya atau di rumah?
Teleponlah, dan katakan bahwa Anda menelepon hanya untuk mengatakan terima kasih atas kesediaannya untuk menua bersama Anda. Beritahulah dia bahwa Anda menyayanginya. Katakanlah bahwa Anda kangen, dan ingin segera memeluknya. Mintalah maaf bila Anda belum bisa membuatnya merasa sebagai yang paling penting dalam hidup Anda.
Anda dilahirkan dengan hati yang lembut, gunakanlah.
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 November 2008
Senin, 27 Oktober 2008
Saya Mau Berubah
Dikisahkan, di sebuah seminar motivasi, setelah mendengar banyak kiat-kiat dan pelajaran di sana, saatnya para peserta pulang dengan membawa kesan dan semangat yang membara untuk dipraktekkan di kehidupan mereka lebih lanjut. Di antara mereka, beberapa orang tampak mengalami kemajuan yang berarti. Mereka yang merasakan manfaat dan sangat terbantu setelah mengikuti seminar tersebut, memberitahu teman dan saudara-saudaranya bahwa seminar yang diikutinya sangat bagus dan luar biasa. Dia mulai melakukan anjuran yang diajarkan dan mengalami perubahan cara pandang dan kebiasaannya. Dikesehariaannya, dia berusaha terus menyemangati diri sendiri, aktif mengikuti kegiatan yang positif, mengarahkan seluruh perhatiannya pada usaha yang dijalankan, dan hasilnya....perubahan yang luar biasa dikehidupannya! Mengalami kemajuan dan bersyukur!
Ada kelompok yang lain. Setelah mengikuti seminar, mereka juga tampak bersemangat, bersiap-siap untuk mengadakan perubahan, membuat rencana sedetil mungkin. Sayangnya, setelah beberapa saat, rencana yang dibuat tetaplah rencana. Blok mental karena kebiasaan yang dijalani selama ini yakni malas, menunda, tidak bisa menerima penolakan, cepat putus asa saat mengalami benturan, serta cara pandangnya yang negatif terhadap sekelilingnya menyebabkan dia kembali ke pola lama dan mulai menyalahkan keadaan disekelilingnya yang dituduh tidak mendukung dia.
Akhirnya, saat ditanya, Anda pernah mengikuti seminar motivasi? "Oya. Saya pernah mengikutinya, seminar yang bagus, pesertanya banyak dan pembicaranya hebat tetapi apa yang diajarkan tidaklah mudah untuk dijalankan. Karena sukseskan milik orang-orang tertentu, dan sayangnya saya bukanlah orang itu."
Kelompok yang lain lagi. Setelah mengikuti seminar, dia pun mulai mencoba membuat perubahan. Sayangnya, upayanya tidak terlalu kuat sehingga saat orang-orang disekililingnya tidak menyukai perubahan yang dicobanya, dia pun merasa dijauhi dan tidak diterima dilingkungannya. Akhirnya, sudah bisa ditebakkan?
Seminar sehebat apapun, teknik secanggih apapun, rumus teori seampuh apapun, selamanya tidak akan mampu merubah manusia jika manusia itu sendiri tidak mau merubah dirinya sendiri!
Bagi saya kehidupan adalah ruang kuliah atau tempat belajar tanpa batas, bagi pembelajar sejati setiap orang bisa menjadi guru bagi dirinya sendiri, bagi pembelajar tulen cepat sekali menyerap apa yang terjadi disekelilingnya dan dengan cerdas mampu mencerna sebagai bahan belajar untuk kemajuan karier dan hidupnya.
Jadi akhirnya semua kembali pada diri sendiri, bagaimana kita mengelola pikiran dan sikap mantal dalam menghadapi perubahan, sekaligus secara tegas mau berubah hingga mampu mengaktualisasikan diri sampai ke puncak kesuksesan.
Ada kelompok yang lain. Setelah mengikuti seminar, mereka juga tampak bersemangat, bersiap-siap untuk mengadakan perubahan, membuat rencana sedetil mungkin. Sayangnya, setelah beberapa saat, rencana yang dibuat tetaplah rencana. Blok mental karena kebiasaan yang dijalani selama ini yakni malas, menunda, tidak bisa menerima penolakan, cepat putus asa saat mengalami benturan, serta cara pandangnya yang negatif terhadap sekelilingnya menyebabkan dia kembali ke pola lama dan mulai menyalahkan keadaan disekelilingnya yang dituduh tidak mendukung dia.
Akhirnya, saat ditanya, Anda pernah mengikuti seminar motivasi? "Oya. Saya pernah mengikutinya, seminar yang bagus, pesertanya banyak dan pembicaranya hebat tetapi apa yang diajarkan tidaklah mudah untuk dijalankan. Karena sukseskan milik orang-orang tertentu, dan sayangnya saya bukanlah orang itu."
Kelompok yang lain lagi. Setelah mengikuti seminar, dia pun mulai mencoba membuat perubahan. Sayangnya, upayanya tidak terlalu kuat sehingga saat orang-orang disekililingnya tidak menyukai perubahan yang dicobanya, dia pun merasa dijauhi dan tidak diterima dilingkungannya. Akhirnya, sudah bisa ditebakkan?
Seminar sehebat apapun, teknik secanggih apapun, rumus teori seampuh apapun, selamanya tidak akan mampu merubah manusia jika manusia itu sendiri tidak mau merubah dirinya sendiri!
Bagi saya kehidupan adalah ruang kuliah atau tempat belajar tanpa batas, bagi pembelajar sejati setiap orang bisa menjadi guru bagi dirinya sendiri, bagi pembelajar tulen cepat sekali menyerap apa yang terjadi disekelilingnya dan dengan cerdas mampu mencerna sebagai bahan belajar untuk kemajuan karier dan hidupnya.
Jadi akhirnya semua kembali pada diri sendiri, bagaimana kita mengelola pikiran dan sikap mantal dalam menghadapi perubahan, sekaligus secara tegas mau berubah hingga mampu mengaktualisasikan diri sampai ke puncak kesuksesan.
I Will Survive
Kekuatan terbesar untuk kembali menjadi pemenang dalam kehidupan kita, datang dari pengertian yang dalam mengenai nilai diri kita yang sebenarnya, yaitu pengertian yang tumbuh dari keberanian dalam mengalami kepedihan dan penderitaan.
Jadilah pemenang yang sebetulnya.
---------
Anda bisa memenangkan sebuah peperangan dengan penggunaan kekuatan, tetapi Anda hanya bisa memenangkan sebuah kehidupan dengan sebuah jiwa yang baik.
Dalam peperangan untuk memenangkan kekuatan Anda, kebebasan Anda, dan keberhasilan-keberhasilan Anda; tidak ada jumlah kekuatan yang cukup untuk mencondongkan Anda ke arah yang ditolak oleh jiwa Anda.
Anda hanya bisa memenangkan diri Anda sendiri, dengan memenangkan jiwa Anda sendiri.
Ketajaman sebilah pedang bisa memenangkan sebuah masa, tetapi jiwa yang baik memenangkan keabadian.
Maka, jadilah pemenang yang sebetulnya. Jadilah pemenang dengan jiwa yang baik.
Bangunlah jiwa yang kuat.
---------
Katakanlah, … oh jiwaku, jadilah penguat bagiku. Jadikanlah aku penguasa hidupku, walaupun aku sekecil-kecilnya penguasa.
Bila jiwaku kuat, aku akan menari di atas ombak kehidupan. Tetapi, bila jiwaku lemah, ombak kehidupan akan menari di atasku.
Maka aku jadikan jiwaku kuat, agar jiwaku menjadikan aku kuat.
Karena aku dan jiwaku adalah satu.
Temukanlah kembali semangat pemenang Anda.
---------
Sebuah pepatah lama mengatakan, bahwa dia yang kehilangan harta, kehilangan banyak hal.
Dia yang kehilangan seorang sahabat, kehilangan lebih banyak lagi. Dan dia yang kehilangan semangatnya, kehilangan semua-nya.
Tetapi pepatah tua itu selalu datang menegur dengan penuh keremajaan kepada dia yang longgar memegang jiwanya, dan dengan kelembutan menuntunnya menuju penemuan kembali jiwanya.
Anda dilahirkan pemenang. Setiap titik darah Anda adalah darah pemenang. Maka menemukan kembali semangat pemenang yang menjadi hak penuh Anda itu, adalah sesuatu yang alamiah.
Bangunlah sebuah kehidupan yang baik.
----------
Sebuah jiwa membangun kehidupan seseorang. Setelah jadinya, kehidupan orang itu membangun pagar dan batas-batas ruang geraknya, dan yang kemudian membentuk jiwanya. Maka bangunlah kehidupan yang baik.
Keputusan Anda mengenai bentuk kehidupan yang Anda pilih, akan menentukan kualitas jiwa yang dibentuk oleh kehidupan Anda.
Sebabkan-lah kehidupan yang baik pada orang lain.
----------
Sebutir biji padi membawa setitik kumpulan cetak biru dari rancangan bentuk dan rincian dari semua sifat dan kualitasnya; dan de-
ngan kehebatan kekuatan yang sedikit kita mengerti, mempertahankannya dalam diri kecilnya itu, sepanjang rantai abad-abad yang
panjang, untuk dengan penuh kecintaan meneruskannya ke butir-butir padi berikutnya, agar mereka meneruskan kekuatannya itu ke
masa-masa yang panjang ke depan.
Lalu, apakah yang bisa membuat kita tidak jengah berhenti, dihentikan oleh lemahnya pendapat diri sendiri mengenai diri sendiri?
Padahal semua orang bijak dalam sejarah kemanusiaan telah mengundang kita untuk meneruskan kekuatan mereka kepada keturunan dan lingkungan kita?
Mengutip dari JFK, “Saya yakin bahwa setelah debu dari abad-abad yang melalui kota-kota kita; kita pun, akan diingat bukan karena kemenangan atau kekalahan kita dalam peperangan atau dalam politik, tetapi karena kontribusi kita kepada jiwa kemanusiaan.”
Maka, bangunlah kehidupan yang baik dengan menyebabkan kehidupan yang baik pada orang lain.
Jadilah pemenang yang sebetulnya.
---------
Anda bisa memenangkan sebuah peperangan dengan penggunaan kekuatan, tetapi Anda hanya bisa memenangkan sebuah kehidupan dengan sebuah jiwa yang baik.
Dalam peperangan untuk memenangkan kekuatan Anda, kebebasan Anda, dan keberhasilan-keberhasilan Anda; tidak ada jumlah kekuatan yang cukup untuk mencondongkan Anda ke arah yang ditolak oleh jiwa Anda.
Anda hanya bisa memenangkan diri Anda sendiri, dengan memenangkan jiwa Anda sendiri.
Ketajaman sebilah pedang bisa memenangkan sebuah masa, tetapi jiwa yang baik memenangkan keabadian.
Maka, jadilah pemenang yang sebetulnya. Jadilah pemenang dengan jiwa yang baik.
Bangunlah jiwa yang kuat.
---------
Katakanlah, … oh jiwaku, jadilah penguat bagiku. Jadikanlah aku penguasa hidupku, walaupun aku sekecil-kecilnya penguasa.
Bila jiwaku kuat, aku akan menari di atas ombak kehidupan. Tetapi, bila jiwaku lemah, ombak kehidupan akan menari di atasku.
Maka aku jadikan jiwaku kuat, agar jiwaku menjadikan aku kuat.
Karena aku dan jiwaku adalah satu.
Temukanlah kembali semangat pemenang Anda.
---------
Sebuah pepatah lama mengatakan, bahwa dia yang kehilangan harta, kehilangan banyak hal.
Dia yang kehilangan seorang sahabat, kehilangan lebih banyak lagi. Dan dia yang kehilangan semangatnya, kehilangan semua-nya.
Tetapi pepatah tua itu selalu datang menegur dengan penuh keremajaan kepada dia yang longgar memegang jiwanya, dan dengan kelembutan menuntunnya menuju penemuan kembali jiwanya.
Anda dilahirkan pemenang. Setiap titik darah Anda adalah darah pemenang. Maka menemukan kembali semangat pemenang yang menjadi hak penuh Anda itu, adalah sesuatu yang alamiah.
Bangunlah sebuah kehidupan yang baik.
----------
Sebuah jiwa membangun kehidupan seseorang. Setelah jadinya, kehidupan orang itu membangun pagar dan batas-batas ruang geraknya, dan yang kemudian membentuk jiwanya. Maka bangunlah kehidupan yang baik.
Keputusan Anda mengenai bentuk kehidupan yang Anda pilih, akan menentukan kualitas jiwa yang dibentuk oleh kehidupan Anda.
Sebabkan-lah kehidupan yang baik pada orang lain.
----------
Sebutir biji padi membawa setitik kumpulan cetak biru dari rancangan bentuk dan rincian dari semua sifat dan kualitasnya; dan de-
ngan kehebatan kekuatan yang sedikit kita mengerti, mempertahankannya dalam diri kecilnya itu, sepanjang rantai abad-abad yang
panjang, untuk dengan penuh kecintaan meneruskannya ke butir-butir padi berikutnya, agar mereka meneruskan kekuatannya itu ke
masa-masa yang panjang ke depan.
Lalu, apakah yang bisa membuat kita tidak jengah berhenti, dihentikan oleh lemahnya pendapat diri sendiri mengenai diri sendiri?
Padahal semua orang bijak dalam sejarah kemanusiaan telah mengundang kita untuk meneruskan kekuatan mereka kepada keturunan dan lingkungan kita?
Mengutip dari JFK, “Saya yakin bahwa setelah debu dari abad-abad yang melalui kota-kota kita; kita pun, akan diingat bukan karena kemenangan atau kekalahan kita dalam peperangan atau dalam politik, tetapi karena kontribusi kita kepada jiwa kemanusiaan.”
Maka, bangunlah kehidupan yang baik dengan menyebabkan kehidupan yang baik pada orang lain.
--------
Dan itu adalah dasar dari semua kekuatan untuk memenangkan kepemimpinan hidup ini.
Never Say Never Again
Jangan pernah mengatakan tidak akan pernah lagi.
Memang akan ada hal-hal yang kita janjikan kepada diri sendiri untuk tidak akan pernah kita lakukan lagi.
Tetapi kesungguhan itu seyogyanya ditetapkan untuk hal-hal yang hanya akan mendatangkan keburukan.
Kita sering membatasi kemungkinan pencapaian kualitas hidup yang baik, karena kita membatasi hal-hal yang akan kita lakukan, atau mengesampingkan orang-orang tertentu dari rencana-rencana kita.
Padahal, segala sesuatu masih bisa berubah. Yang dulunya menyakitkan, bisa saja sekarang adalah hal termanis yang bisa kita dapatkan.
Atau yang selama ini sangat kita percayai - bisa saja nanti menjadi sumber dari kelalaian terbesar kita.
Memang akan ada hal-hal yang kita janjikan kepada diri sendiri untuk tidak akan pernah kita lakukan lagi.
Tetapi kesungguhan itu seyogyanya ditetapkan untuk hal-hal yang hanya akan mendatangkan keburukan.
Kita sering membatasi kemungkinan pencapaian kualitas hidup yang baik, karena kita membatasi hal-hal yang akan kita lakukan, atau mengesampingkan orang-orang tertentu dari rencana-rencana kita.
Padahal, segala sesuatu masih bisa berubah. Yang dulunya menyakitkan, bisa saja sekarang adalah hal termanis yang bisa kita dapatkan.
Atau yang selama ini sangat kita percayai - bisa saja nanti menjadi sumber dari kelalaian terbesar kita.
Mengapa Sulit Bagimu untuk Merasa Damai?
Sekarang aku mengerti
bahwa tugas utama ku bukan untuk tidak kekurangan,
bukan untuk tidak lemah, dan bukan untuk diketengahkan;
tugas pertama ku
adalah untuk menjadi pribadi yang damai.
Damai jiwa ku adalah kekayaan ku yang pertama.
Jiwa yang damai adalah kekayaan yang utuh,
yang menjadi sandaran bagi semua kekayaan.
Bila jiwa ku damai,
aku tidak harus memenuhi semua aturan kekayaan
yang dipantaskan oleh orang lain untuk diri mereka.
Dengan jiwa yang damai,
aku menjadi cukup untuk diri ku sendiri,
dan apa pun yang kulakukan setelahnya
adalah untuk kebaikan orang lain.
bahwa tugas utama ku bukan untuk tidak kekurangan,
bukan untuk tidak lemah, dan bukan untuk diketengahkan;
tugas pertama ku
adalah untuk menjadi pribadi yang damai.
Damai jiwa ku adalah kekayaan ku yang pertama.
Jiwa yang damai adalah kekayaan yang utuh,
yang menjadi sandaran bagi semua kekayaan.
Bila jiwa ku damai,
aku tidak harus memenuhi semua aturan kekayaan
yang dipantaskan oleh orang lain untuk diri mereka.
Dengan jiwa yang damai,
aku menjadi cukup untuk diri ku sendiri,
dan apa pun yang kulakukan setelahnya
adalah untuk kebaikan orang lain.
Clarity of Understanding
Dari semua kejernihan yang penting bagi pencapaian kecemerlangan hidup,
kejernihan untuk mengerti adalah kualitas pikiran yang tertinggi.
Pada akhir dunia, akan ada orang yang hanya pernah ada.
Tetapi Pribadi yang memilihkan pengertian-pengertian baik bagi dirinya -
akan terus hidup dalam kebaikannya.
Kita tidak mungkin bisa memberikan pengertian-pengertian baik kepada orang lain - bila kita tidak memilihkan pengertian-pengertian baik bagi diri kita sendiri. Dan itu adalah perilaku seorang pembuka jalan.
Karena kita diperintahkan untuk memajukan kebaikan dan menjauhkan keburukan dari kehidupan kemanusiaan - maka menyampaikan kebaikan adalah upaya yang menjauhkan manusia dari penderitaan yang pasti mereka temui bila mereka mendekati keburukan. Dan itu adalah perilaku seorang pelindung.
Kita diperintahkan untuk menasehatkan pengertian-pengertian baik dengan benar dan sabar, agar orang berpendapat baik terhadap orang-orang baik, yang kemudian menjadikan mereka ramah kepada pengertian-pengertian baik. Dan itu adalah perilaku seorang yang pengasih.
Maka, memilihkan yang baik bagi diri sendiri -
sebagai cara untuk memajukan kebaikan bagi orang lain - adalah perilaku seorang pemimpin yang dicintai alam.
Karena-nya
Apakah kita mengetahui bahwa meminta pengertian yang baik
adalah
awal dari pengertian yang baik ?
kejernihan untuk mengerti adalah kualitas pikiran yang tertinggi.
Pada akhir dunia, akan ada orang yang hanya pernah ada.
Tetapi Pribadi yang memilihkan pengertian-pengertian baik bagi dirinya -
akan terus hidup dalam kebaikannya.
Kita tidak mungkin bisa memberikan pengertian-pengertian baik kepada orang lain - bila kita tidak memilihkan pengertian-pengertian baik bagi diri kita sendiri. Dan itu adalah perilaku seorang pembuka jalan.
Karena kita diperintahkan untuk memajukan kebaikan dan menjauhkan keburukan dari kehidupan kemanusiaan - maka menyampaikan kebaikan adalah upaya yang menjauhkan manusia dari penderitaan yang pasti mereka temui bila mereka mendekati keburukan. Dan itu adalah perilaku seorang pelindung.
Kita diperintahkan untuk menasehatkan pengertian-pengertian baik dengan benar dan sabar, agar orang berpendapat baik terhadap orang-orang baik, yang kemudian menjadikan mereka ramah kepada pengertian-pengertian baik. Dan itu adalah perilaku seorang yang pengasih.
Maka, memilihkan yang baik bagi diri sendiri -
sebagai cara untuk memajukan kebaikan bagi orang lain - adalah perilaku seorang pemimpin yang dicintai alam.
Karena-nya
Apakah kita mengetahui bahwa meminta pengertian yang baik
adalah
awal dari pengertian yang baik ?
Janganlah Bertenang Diri
Bila anda telah ada pada jalur karir yang tepat.
Anda akan tertinggal apabila anda diam.
Sehingga orang-orang yang sudah tahu dirinya berada dalam jalur yang tepat.
di tempat pekerjaan yang tepat, pada jabatan yang tepat,
pada dukungan sarana fasilitas yang tepat,
harus bergerak secepat mungkin
karena orang-orang yang berada di belakang kita
sedang menambah kecepatan untuk melampaui kita
Jadi janganlah bertenang diri,
karena kita sudah duduk dalam jabatan posisi yang baik
Karena justru orang-orang yang sudah berada pada posisi yang baik
di belakangnya berdiri orang-orang berencana menggantinya
Secepatnya Anda ada di sebuah jalur,
secepat itu juga Anda harus bergerak maju.
Anda akan tertinggal apabila anda diam.
Sehingga orang-orang yang sudah tahu dirinya berada dalam jalur yang tepat.
di tempat pekerjaan yang tepat, pada jabatan yang tepat,
pada dukungan sarana fasilitas yang tepat,
harus bergerak secepat mungkin
karena orang-orang yang berada di belakang kita
sedang menambah kecepatan untuk melampaui kita
Jadi janganlah bertenang diri,
karena kita sudah duduk dalam jabatan posisi yang baik
Karena justru orang-orang yang sudah berada pada posisi yang baik
di belakangnya berdiri orang-orang berencana menggantinya
Secepatnya Anda ada di sebuah jalur,
secepat itu juga Anda harus bergerak maju.
Leadership Action Triggers
Kualitas pertama dan yang paling penting dari sebuah tindakan adalah pelaksanaannya, baru kemudian ketepatan tindakannya, kemudian kemudahan melakukannya, kemudian ketepatan biayanya, dan kemudian yang terakhir adalah keindahan dari pelaksanaan dari tindakan itu.
Tetapi para ahli menunda tindakan itu ada di mana-mana.
Dan karena tidak melakukan yang seharusnya mereka lakukan, mereka jadinya -harus melakukan yang seharusnya tidak mereka lakukan.
Itu sebabnya banyak orang yang terlambat mencapai yang telah lama dicapai oleh orang lain.
Sebetulnya, setiap orang di antara kita adalah pribadi yang super cepat bertindak-bila dia bertemu dengan sesuatu atau keadaan yang mewajibkannya untuk bertindak tanpa sempat memikirkan penundaan.
Peluang
Reaksi cepat seorang pemimpin yang bertindak saat sebuah peluang hadir, bisa saja datang dari penantian yang cukup melelahkan, atau dari kekhawatiran bahwa kesempatan yang sama mungkin tidak akan tersedia lagi, atau bila peluang ini tidak diambilnya, orang lain akan memanfaatkannya.
Bila kita tidak terlatih untuk berpikir cepat dalam menimbang resiko dan nilai dari keuntungan dalam bertindak cepat - pada awal terbukanya sebuah peluang; kita akan sering terperangkap dalam keharusan untuk segera meninggalkan sebuah pekerjaan, membayar biaya dari ketergesaan itu, sambil memusatkan perhatian kepada kemungkinan peluang berikutnya.
Masalah
Ada pemimpin usaha yang hanya akan bertindak - bila dia sudah mengetahui adanya sebuah masalah.
Pada detik dia mengetahui masalah itu - karena tidak sengaja, atau karena sebuah proses formal; dia segera meledak dengan tindakan-tindakan drastis yang sering juga sangat emosional.
Segala sesuatu ingin dilakukannya, semua harus selesai kemarin, dan dia menyalahkan semua orang - kecuali dirinya.
Namun, semua orang yang mengenalnya, juga mengenali bahwa semua kegentingan itu akan segera berlalu, karena sang pemimpin akan segera santai kembali - karena sudah membiasa dan mulai lupa dengan pengetahuannya mengenai masalah-masalah bisnisnya.
Bila dia ingat - dia panik. Bila dia lupa - dia santai.
Sampai suatu saat dia akan sangat ingat - yaitu saat pemilik perusahaan menggantikannya dengan seseorang yang memiliki peledak tindakan yang lebih sensitif.
Ancaman
Peledak yang satu ini adalah peningkatan kelas dari masalah.
Masalah-masalah kecil yang tidak terselesaikan, akan tumbuh menjadi kenyataan yang membahayakan dan itu lah yang kita sebut sebagai ancaman.
Sehingga, bila kita semua lebih berbakat untuk menunda penyelesaian masalah, sebetulnya kita semua ini sedang membesarkan ancaman-ancaman bagi diri kita dan tugas-tugas kepemimpinan kita.
Seorang pemimpin yang berkelas tidak membiarkan dirinya diancam oleh apa pun untuk memutuskan dan melakukan yang benar, apa lagi oleh ancaman yang datang dari kelemahannya dalam bertindak.
Rencana
Anda yang berencana baik dan besar - seharusnya mudah untuk membuat diri Anda mendahulukan yang harus didahulukan, melakukan dengan cara yang seharusnya, dan pada saat Anda harus melakukannya.
Bila Anda telah memiliki rencana, tetapi rencana itu tidak membuat Anda
terbebaskan dari kecenderungan untuk menunda dan mendahulukan yang menyenangkan saja - itu berarti bahwa Anda harus mengganti rencana Anda, atau mengganti sikap Anda.
Bila Anda tidak dapat menggantikan kedua hal itu, akan datang suatu saat di mana Anda lah yang akan digantikan - dengan pribadi yang mudah meledak karena rencana-rencananya. Ingat lah, walau pun organisasi yang Anda pimpin itu berukuran besar dan berjangkauan luas - sifat dari kepemimpinan Anda adalah tetap kepemimpinan pribadi.
Impian
Sebetulnya impian adalah juga sebuah rencana - hanya saja kita tidak mampu menjelaskan mengapa hati ini demikian terpukau-pikat kepada keindahan dari pembayangan keadaan di masa depan itu.
Bila impian Anda tidak menggerakkan Anda untuk melakukan pekerjaan Anda dengan sungguh-sungguh - walau pun Anda tidak yakin pasti bahwa yang Anda lakukan akan menuntun Anda kepada impian Anda; makaAnda tidak sedang bermimpi.
Ingat lah, bahwa hanya dia yang kesibukannya disemangati oleh impiannya
yang bisa hidup dalam kesadaran kehidupan impian.
Tugas
Peledak tindakan kepemimpinan yang tertinggi adalah keikhlasan menerima tugas sebagai pemimpin untuk mendatangkan perbedaan yang berarti bagi organisasi yang kita pimpin, bagi pelanggan yang kita layani, dan bagi semua yang berkepentingan atas kebaikan yang kita hasilkan.
Bila Anda melihat ada sesuatu yang seharusnya dilakukan untuk kebaikan organisasi dan bisnis Anda -jangan lah Anda menunggu sampai Anda menjadi pejabat; segera lakukanlah yang harus Anda lakukan.
Melakukan yang baik tanpa harus diperintahkan adalah tanda kualitas
kepemimpinan yang sebenarnya.
Tetapi para ahli menunda tindakan itu ada di mana-mana.
Dan karena tidak melakukan yang seharusnya mereka lakukan, mereka jadinya -harus melakukan yang seharusnya tidak mereka lakukan.
Itu sebabnya banyak orang yang terlambat mencapai yang telah lama dicapai oleh orang lain.
Sebetulnya, setiap orang di antara kita adalah pribadi yang super cepat bertindak-bila dia bertemu dengan sesuatu atau keadaan yang mewajibkannya untuk bertindak tanpa sempat memikirkan penundaan.
Peluang
Reaksi cepat seorang pemimpin yang bertindak saat sebuah peluang hadir, bisa saja datang dari penantian yang cukup melelahkan, atau dari kekhawatiran bahwa kesempatan yang sama mungkin tidak akan tersedia lagi, atau bila peluang ini tidak diambilnya, orang lain akan memanfaatkannya.
Bila kita tidak terlatih untuk berpikir cepat dalam menimbang resiko dan nilai dari keuntungan dalam bertindak cepat - pada awal terbukanya sebuah peluang; kita akan sering terperangkap dalam keharusan untuk segera meninggalkan sebuah pekerjaan, membayar biaya dari ketergesaan itu, sambil memusatkan perhatian kepada kemungkinan peluang berikutnya.
Masalah
Ada pemimpin usaha yang hanya akan bertindak - bila dia sudah mengetahui adanya sebuah masalah.
Pada detik dia mengetahui masalah itu - karena tidak sengaja, atau karena sebuah proses formal; dia segera meledak dengan tindakan-tindakan drastis yang sering juga sangat emosional.
Segala sesuatu ingin dilakukannya, semua harus selesai kemarin, dan dia menyalahkan semua orang - kecuali dirinya.
Namun, semua orang yang mengenalnya, juga mengenali bahwa semua kegentingan itu akan segera berlalu, karena sang pemimpin akan segera santai kembali - karena sudah membiasa dan mulai lupa dengan pengetahuannya mengenai masalah-masalah bisnisnya.
Bila dia ingat - dia panik. Bila dia lupa - dia santai.
Sampai suatu saat dia akan sangat ingat - yaitu saat pemilik perusahaan menggantikannya dengan seseorang yang memiliki peledak tindakan yang lebih sensitif.
Ancaman
Peledak yang satu ini adalah peningkatan kelas dari masalah.
Masalah-masalah kecil yang tidak terselesaikan, akan tumbuh menjadi kenyataan yang membahayakan dan itu lah yang kita sebut sebagai ancaman.
Sehingga, bila kita semua lebih berbakat untuk menunda penyelesaian masalah, sebetulnya kita semua ini sedang membesarkan ancaman-ancaman bagi diri kita dan tugas-tugas kepemimpinan kita.
Seorang pemimpin yang berkelas tidak membiarkan dirinya diancam oleh apa pun untuk memutuskan dan melakukan yang benar, apa lagi oleh ancaman yang datang dari kelemahannya dalam bertindak.
Rencana
Anda yang berencana baik dan besar - seharusnya mudah untuk membuat diri Anda mendahulukan yang harus didahulukan, melakukan dengan cara yang seharusnya, dan pada saat Anda harus melakukannya.
Bila Anda telah memiliki rencana, tetapi rencana itu tidak membuat Anda
terbebaskan dari kecenderungan untuk menunda dan mendahulukan yang menyenangkan saja - itu berarti bahwa Anda harus mengganti rencana Anda, atau mengganti sikap Anda.
Bila Anda tidak dapat menggantikan kedua hal itu, akan datang suatu saat di mana Anda lah yang akan digantikan - dengan pribadi yang mudah meledak karena rencana-rencananya. Ingat lah, walau pun organisasi yang Anda pimpin itu berukuran besar dan berjangkauan luas - sifat dari kepemimpinan Anda adalah tetap kepemimpinan pribadi.
Impian
Sebetulnya impian adalah juga sebuah rencana - hanya saja kita tidak mampu menjelaskan mengapa hati ini demikian terpukau-pikat kepada keindahan dari pembayangan keadaan di masa depan itu.
Bila impian Anda tidak menggerakkan Anda untuk melakukan pekerjaan Anda dengan sungguh-sungguh - walau pun Anda tidak yakin pasti bahwa yang Anda lakukan akan menuntun Anda kepada impian Anda; makaAnda tidak sedang bermimpi.
Ingat lah, bahwa hanya dia yang kesibukannya disemangati oleh impiannya
yang bisa hidup dalam kesadaran kehidupan impian.
Tugas
Peledak tindakan kepemimpinan yang tertinggi adalah keikhlasan menerima tugas sebagai pemimpin untuk mendatangkan perbedaan yang berarti bagi organisasi yang kita pimpin, bagi pelanggan yang kita layani, dan bagi semua yang berkepentingan atas kebaikan yang kita hasilkan.
Bila Anda melihat ada sesuatu yang seharusnya dilakukan untuk kebaikan organisasi dan bisnis Anda -jangan lah Anda menunggu sampai Anda menjadi pejabat; segera lakukanlah yang harus Anda lakukan.
Melakukan yang baik tanpa harus diperintahkan adalah tanda kualitas
kepemimpinan yang sebenarnya.
Gagal Melakukan Hal-hal Besar Itu Tetap Lebih Terhormat
Gagal melakukan hal-hal besar itu tetap lebih terhormat
dari pada berhasil melakukan hal-hal kecil
Orang-orang yang gagal melakukan hal-hal yang besar
sudah pasti berhasil melakukan hal-hal kecil
Orang-orang yang mengambil tantangan-tantangan besar dalam hidupnya
Selalu mempunyai kesempatan dua yang baik sekali
satu untuk betul-betul berhasil
atau kedua gagal dengan sangat terhormat
Janganlah kita menjadi pribadi yang gagal pada urusan-urusan yang kecil
lalu mengeluh bahwa hidup ini tidak fair.
Ambillah tantangan yang lebih besar
gigitlah lebih besar dari kemampuan mengunyah
Sehingga gagalpun kita tetap dihormati
dari pada berhasil melakukan hal-hal kecil
Orang-orang yang gagal melakukan hal-hal yang besar
sudah pasti berhasil melakukan hal-hal kecil
Orang-orang yang mengambil tantangan-tantangan besar dalam hidupnya
Selalu mempunyai kesempatan dua yang baik sekali
satu untuk betul-betul berhasil
atau kedua gagal dengan sangat terhormat
Janganlah kita menjadi pribadi yang gagal pada urusan-urusan yang kecil
lalu mengeluh bahwa hidup ini tidak fair.
Ambillah tantangan yang lebih besar
gigitlah lebih besar dari kemampuan mengunyah
Sehingga gagalpun kita tetap dihormati
Sabtu, 25 Oktober 2008
Super Words
SuperWords
Bila aku harus mengulangi hidup ini, aku akan membuat kesalahan-kesalahan
yang sama, tetapi akan aku pastikan bahwa aku menemukan
kesalahan-kesalahan itu jauh lebih awal.
Sehingga, keberhasilan akan datang lebih awal menjemput dan meng-elukan-ku. Aku tidak tahu takdir-ku, tetapi aku tahu hak-ku untuk berhasil.
(Crouching Neglects, Hidden Mistakes )
Keberhasilan kita tidak hanya diukur dari seberapa besar dan tinggi daratan impian yang bisa kita capai di akhir perjalanan;
tetapi keberhasilan kita - terutama dinilai dari kualitas dari perjalanan kita.
Maka,
Bila kita menjaga kualitas perjalanan harian kita, maka kapan pun perjalanan itu berakhir - perjalanan kita akan berakhir dengan baik.
(Hero-The Adorable Qualities in You)
Bila Anda tidak membebaskan pikiran Anda, Anda tidak mungkin mencapai pengertian yang sebenarnya.
Maka pantaslah bila kita menemukan lebih banyak orang yang tidak mengerti -
bahkan mengenai hal-hal yang paling sederhana yang bisa memperbaiki kualitas hidup mereka.
Mungkin, mereka memperburuk suasana di gua pikiran mereka - dengan membiarkan kekhawatiran, kedengkian, dan nafsu - berkembang besar dan kuat dan menentukan bentuk dan warna dari kata-kata yang boleh mereka dengar.
Itu sebabnya,
Kita harus membebaskan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik - agar hanya kebaikan-lah yang tersisa dalam pikiran kita.
Dan bila hanya kebaikan yang mengisi pikiran kita - maka baik-lah pengertian kita.
(Clarity of Understanding)
Tidak mungkin tercapai sebuah keberhasilan usaha tanpa sebuah perbedaan yang signifikan.
Itu sebabnya,
Perbedaan hanya mungkin dihasilkan oleh pikiran dan sikap yang berbeda.
Karena,
Pikiran dan sikap yang berbeda akan menghasilkan keterampilan dan kesungguhan untuk menyelesaikan yang berbeda pula.
Keterampilan yang prima tetapi tidak dituntut oleh kesungguhan untuk menyelesaikan - hanya akan menghasilkan potensi-potensi yang masih harus kita sebut sebagai 'rencana'.
Ingatlah, bahwa sebuah rencana tidak akan meninggalkan sifatnya sebagai potensi, bila kita tidak menyelesaikannya.
Maka, mulai hari ini bedakanlah pikiran Anda melalui penajaman reaksi logis Anda terhadap masalah dan kesulitan.
Lalu, bedakanlah sikap Anda melalui peningkatan kualitas dari reaksi emosional Anda terhadap semua kejadian di sekeliling Anda.
Dengannya, mudah-mudahan Anda dan organisasi Anda mencapai perbedaan yang signifikan itu.
(Significant Difference)
Dia yang tidak menunda yang tidak penting,
akan menjadi pribadi yang tidak penting,
yang perasaannya terseret-seret
saat melihat orang yang tidak sehebat dirinya
tampil cemerlang di tempat yang lebih tinggi.
Perhatikanlah, bahwa bila kita tidak memperhatikan yang penting-penting,
hidup kita akan dipenuhi yang genting-genting
(Take A Bow)
Sebetulnya, setiap orang dibatasi oleh sesuatu.
Batasan itulah yang menjadikan seseorang sebagai pribadi yang bebas, atau yang terpenjara.
Tidak ada pribadi yang terbebas dari batasan.
Setiap orang dibatasi oleh sesuatu, sehingga yang kita sebut sebagai kebebasan adalah sebetulnya kualitas hidup yang baik - yang berada dalam batasan-batasan yang membuatnya masih disebut sebagai pribadi yang baik.
Kebebasan sebetulnya - berada dalam kebaikan.
Hanya orang-orang yang hidup dalam kebaikan yang bisa disebut bebas; sedang mereka yang melampaui batas kebaikan - akan masuk ke wilayah yang mengharuskannya berjaga-jaga bahkan terhadap orang yang paling dipercayainya.
Bukankah sering terjadi - seorang penjahat meminta bantuan seorang yang luhur untuk menjadi penengah dalam perselisihan antara sesama orang jahat?
(I Want to Break Free)
Ukuran keberanian yang sesungguhnya, bukan berada pada keberanian kita untuk mati, tetapi pada keberanian kita untuk hidup dengan penuh - menyambut apa pun yang datang menghampiri kita, dan menjadikan itu semua kebaikan bagi kita dan orang lain.
(Life By Design, Mario Teguh)
Bila aku harus mengulangi hidup ini, aku akan membuat kesalahan-kesalahan
yang sama, tetapi akan aku pastikan bahwa aku menemukan
kesalahan-kesalahan itu jauh lebih awal.
Sehingga, keberhasilan akan datang lebih awal menjemput dan meng-elukan-ku. Aku tidak tahu takdir-ku, tetapi aku tahu hak-ku untuk berhasil.
(Crouching Neglects, Hidden Mistakes )
Keberhasilan kita tidak hanya diukur dari seberapa besar dan tinggi daratan impian yang bisa kita capai di akhir perjalanan;
tetapi keberhasilan kita - terutama dinilai dari kualitas dari perjalanan kita.
Maka,
Bila kita menjaga kualitas perjalanan harian kita, maka kapan pun perjalanan itu berakhir - perjalanan kita akan berakhir dengan baik.
(Hero-The Adorable Qualities in You)
Bila Anda tidak membebaskan pikiran Anda, Anda tidak mungkin mencapai pengertian yang sebenarnya.
Maka pantaslah bila kita menemukan lebih banyak orang yang tidak mengerti -
bahkan mengenai hal-hal yang paling sederhana yang bisa memperbaiki kualitas hidup mereka.
Mungkin, mereka memperburuk suasana di gua pikiran mereka - dengan membiarkan kekhawatiran, kedengkian, dan nafsu - berkembang besar dan kuat dan menentukan bentuk dan warna dari kata-kata yang boleh mereka dengar.
Itu sebabnya,
Kita harus membebaskan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik - agar hanya kebaikan-lah yang tersisa dalam pikiran kita.
Dan bila hanya kebaikan yang mengisi pikiran kita - maka baik-lah pengertian kita.
(Clarity of Understanding)
Tidak mungkin tercapai sebuah keberhasilan usaha tanpa sebuah perbedaan yang signifikan.
Itu sebabnya,
Perbedaan hanya mungkin dihasilkan oleh pikiran dan sikap yang berbeda.
Karena,
Pikiran dan sikap yang berbeda akan menghasilkan keterampilan dan kesungguhan untuk menyelesaikan yang berbeda pula.
Keterampilan yang prima tetapi tidak dituntut oleh kesungguhan untuk menyelesaikan - hanya akan menghasilkan potensi-potensi yang masih harus kita sebut sebagai 'rencana'.
Ingatlah, bahwa sebuah rencana tidak akan meninggalkan sifatnya sebagai potensi, bila kita tidak menyelesaikannya.
Maka, mulai hari ini bedakanlah pikiran Anda melalui penajaman reaksi logis Anda terhadap masalah dan kesulitan.
Lalu, bedakanlah sikap Anda melalui peningkatan kualitas dari reaksi emosional Anda terhadap semua kejadian di sekeliling Anda.
Dengannya, mudah-mudahan Anda dan organisasi Anda mencapai perbedaan yang signifikan itu.
(Significant Difference)
Dia yang tidak menunda yang tidak penting,
akan menjadi pribadi yang tidak penting,
yang perasaannya terseret-seret
saat melihat orang yang tidak sehebat dirinya
tampil cemerlang di tempat yang lebih tinggi.
Perhatikanlah, bahwa bila kita tidak memperhatikan yang penting-penting,
hidup kita akan dipenuhi yang genting-genting
(Take A Bow)
Sebetulnya, setiap orang dibatasi oleh sesuatu.
Batasan itulah yang menjadikan seseorang sebagai pribadi yang bebas, atau yang terpenjara.
Tidak ada pribadi yang terbebas dari batasan.
Setiap orang dibatasi oleh sesuatu, sehingga yang kita sebut sebagai kebebasan adalah sebetulnya kualitas hidup yang baik - yang berada dalam batasan-batasan yang membuatnya masih disebut sebagai pribadi yang baik.
Kebebasan sebetulnya - berada dalam kebaikan.
Hanya orang-orang yang hidup dalam kebaikan yang bisa disebut bebas; sedang mereka yang melampaui batas kebaikan - akan masuk ke wilayah yang mengharuskannya berjaga-jaga bahkan terhadap orang yang paling dipercayainya.
Bukankah sering terjadi - seorang penjahat meminta bantuan seorang yang luhur untuk menjadi penengah dalam perselisihan antara sesama orang jahat?
(I Want to Break Free)
Ukuran keberanian yang sesungguhnya, bukan berada pada keberanian kita untuk mati, tetapi pada keberanian kita untuk hidup dengan penuh - menyambut apa pun yang datang menghampiri kita, dan menjadikan itu semua kebaikan bagi kita dan orang lain.
(Life By Design, Mario Teguh)
Clarity,Honesty,Profesional
Clarity of Understanding
Bila Anda tidak membebaskan pikiran Anda, Anda tidak mungkin mencapai pengertian yang sebenarnya.
Maka pantaslah bila kita menemukan lebih banyak orang yang tidak mengerti - bahkan mengenai hal-hal yang paling sederhana yang bisa memperbaiki kualitas hidup mereka.
Mungkin, mereka memperburuk suasana di gua pikiran mereka - dengan membiarkan kekhawatiran, kedengkian, dan nafsu - berkembang besar dan kuat dan menentukan bentuk dan warna dari kata-kata yang boleh mereka dengar. Itu sebabnya,
Kita harus membebaskan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik - agar hanya kebaikan-lah yang tersisa dalam pikiran kita.
Dan bila hanya kebaikan yang mengisi pikiran kita - maka baik-lah pengertian kita.
HONESTY, Is Such A Lonely Word
Kejujuran hanya menyakitkan bagi dia yang telah mengabaikannya.
Dalam perkumpulan-perkumpulan yang tulus dan ikhlas, Anda bisa merasakan keharuan atau kegelisahan - sesuai dengan tingkat pengabaian Anda terhadap kejujuran.
Bila Anda telah membiasakan diri dengan jalan-jalan yang tulus dan ikhlas, Anda akan berbahagia menemukan diri Anda berada dalam pergaulan yang jujur.
Tetapi bagi dia yang telah mengabaikan kejujuran - ada perasaan terbuang dan terendahkan yang menggeliat di dadanya.
Bila kebaikan masih kuat di hatinya, dia akan mendekat dan memandikan dirinya dengan air sejuk ketulusan dan keikhlasan yang sebetulnya telah lama dirindukannya.
Tetapi bila hatinya telah kaku dengan kerak penistaan atas kebutuhannya untuk menjadi pribadi yang mulia, dia akan menyingkir dengan upaya keras untuk melupakan kebaikan yang telah membuatnya gelisah.
Kejujuran adalah citra terbaik.
Mulai hari ini, perhatikanlah bahwa yang sebetulnya kita hormati adalah orang jujur yang pandai, bukan orang pandai yang jujur. Karena, hormat kita akan hilang bila terbukti seorang yang pandai itu - tidak jujur. Tetapi, kekurangan apa pun pada pribadiyang jujur - tidak akan menghapus hormat kita kepadanya, apalagi bila dia memiliki kelebihan yang penting bagi kebaikan orang lain. Yang menghormati orang kaya yang tidak jujur - selalu adalah orang yang mengharapkan pembagian dari harta yang tidak jujur itu. Tetapi, orang miskin yang jujur, bahkan juga - yang kaya dan jujur - selalu menerima aliran doa dari hati yang tak terhitung jumlahnya.
Setiap hari, kita dihadapkan pada pilihan untuk mengutamakan kemampuan yang terhormat atau kekayaan yang cacat.
Untuk yang muda dan untuk anak-anak kita, pastikanlah bahwa Anda mempengaruhkan pemilihan jalan-jalan kemampuan yang terhormat, karena di sanalah tersedia kekayaan-kekayaan yang utuh.
Mudah sekali bagi sebagian dari kita untuk mengutamakan kekayaan yang catat, karena mereka tidak sabar.
Bila ada harta yang bisa dicapai dengan ketidak-jujuran, itu berarti bahwa sebenarnya ada harta yang juga bisa dicapai dengan kebaikan, bila saja kita mau bersabar.
Maka, bersabarlah. Karena mungkin, lambatnya kedatangan harta yang baik itu - adalah sebenarnya pemisah antara kita yang baik dan mereka yang mencacatkan dirinya sendiri.
Hati yang jernih bisa mengerti bahwa kemampuan yang terhormat adalah sumber dari kekayaan yang mengharukan.
Perasaan damai bersama diri sendiri datang dari kejujuran kepada diri sendiri.
Tidak sedikit orang yang hidup dalam pengingkaran terhadap kerinduan asli hati mereka - mengenai keleluasaan dan kebesaran hidup yang sebetulnya mereka inginkan.
Lalu, dalam upaya untuk menenangkan diri, mereka bernegosiasi dengan hati mereka sendiri - dengan harapan bahwa mereka bisa membuat hati mereka sendiri lupa mengenai hak atas keberhasilan mereka.
Anehnya, bila orang lain berupaya dengan tulus menyatakan bahwa keberhasilan mereka adalah berkat ijin dari Yang Maha Mengabulkan; mereka yang tidak jujur kepada diri sendiri itu – justru sibuk mencari penjelasan mengapa kelemahan mereka, kelambatan mereka, dan bahkan kegagalan mereka adalah hal-hal yang dipaksakan atas mereka oleh - entah apa - yang berada di luar diri mereka.
Hormat kepada diri sendiri adalah pembentuk keberanian pribadi yang sebenarnya.
Orang yang tidak jujur – ternyata - juga tidak menghormati orang yang tidak jujur.
Itu sebabnya, berhati-hatilah dalam berbicara dengan diriAnda sendiri - karena ia mungkin bisa salah mengerti.
Hati yang merasa terperdaya akan menjadi suara pertama yang meragukan kesungguhan kesungguhan Anda.
Dan bahkan saat Anda berupaya memberanikan diri, hati Anda bisa berlari tanpa malu berlindung di balik pemaafan diri, dan membiarkan badan Anda kosong dan bergaung dalam menghadapi kesulitan.
Tidak ada orang yang bisa disebut berani bila hatinya menolak berdiri bersamanya.
Hati yang jujur menghasilkan tindakan-tindakan yang jujur.
Hati Anda tidak mungkin mengharapkan selain kekayaan yang dalam keutuhannya tercerminkan senyum dari Yang Maha Kuasa. Karena, mengharapkan keuntungan yang tidak jujur, adalah awal dari kerugian.
Kesalahan dan Kekeliruan
Kesalahan dan kekeliruan adalah
langkah-langkah yang memang diperlukan dalam proses belajar
Banyak orang menganggap bahwa kesalahan sebagai halangan,
padahal kesalahan adalah alat untuk belajar mengatasi masalah
sehingga kita bisa disebut seseorang yang kelasnya lebih tinggi.
Karena orang-orang dari kelas yang lebih tinggi
dengan mudah menyelesaikan masalah-masalah pada kelas di bawahnya.
Sehingga orang-orang yang dalam perjalanan hidupnya masih membawa masalah-masalah dari kelas di bawahnya sulit sekali untuk naik kelas.
Jadi kesalahan dan kekeliruan adalah
langkah-langkah yang perlu untuk naik,
maka naiklah dengan cara menangani masalah-masalah
pada kelas yang lebih tinngi
Professional's Biggest Fear
Apakah tingkat pendapatan Anda dapat membiayai pencapaian dari cita-cita Anda?
Bagi sebagian besar tenaga profesional, keteraturan pendapatan adalah hal yang lebih penting dari pada jumlah pendapatan.
Hampir semua karyawan tidak berani membayangkan diri mereka diberhentikan dari pekerjaan mereka. Tetapi tidak sedikit dari mereka yang berani mendekati keadaan yang memantaskan mereka untuk diberhentikan.
Sebetulnya yang paling ditakuti oleh para profesional adalah mengundurkan diri dari pekerjaan untuk memulai usaha sendiri.
Hanya seseorang yang takut yang bisa bertindak berani.
Tanpa rasa takut itu - tidak ada apapun yang bisa disebut berani.
Seandainya saja kita berfikir jernih, dan memutuskan bukan dari keadaan yang menginginkan kekuatan;
memutuskan bukan dari kesedihan, tetapi dari kemarahan;
memutuskan bukan dari pembayangan kegagalan, tetapi dari kegembiraan dalam menyambut keberhasilan;
dan bukan dari ketakutan akan berkurangnya pendapatan, tetapi dari keikhlasan dalam meyakini janji Beliau Yang maha Menghargai Upaya.
Setelah itu rasa takutpun akan berasa manis.
Bila Anda tidak membebaskan pikiran Anda, Anda tidak mungkin mencapai pengertian yang sebenarnya.
Maka pantaslah bila kita menemukan lebih banyak orang yang tidak mengerti - bahkan mengenai hal-hal yang paling sederhana yang bisa memperbaiki kualitas hidup mereka.
Mungkin, mereka memperburuk suasana di gua pikiran mereka - dengan membiarkan kekhawatiran, kedengkian, dan nafsu - berkembang besar dan kuat dan menentukan bentuk dan warna dari kata-kata yang boleh mereka dengar. Itu sebabnya,
Kita harus membebaskan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik - agar hanya kebaikan-lah yang tersisa dalam pikiran kita.
Dan bila hanya kebaikan yang mengisi pikiran kita - maka baik-lah pengertian kita.
HONESTY, Is Such A Lonely Word
Kejujuran hanya menyakitkan bagi dia yang telah mengabaikannya.
Dalam perkumpulan-perkumpulan yang tulus dan ikhlas, Anda bisa merasakan keharuan atau kegelisahan - sesuai dengan tingkat pengabaian Anda terhadap kejujuran.
Bila Anda telah membiasakan diri dengan jalan-jalan yang tulus dan ikhlas, Anda akan berbahagia menemukan diri Anda berada dalam pergaulan yang jujur.
Tetapi bagi dia yang telah mengabaikan kejujuran - ada perasaan terbuang dan terendahkan yang menggeliat di dadanya.
Bila kebaikan masih kuat di hatinya, dia akan mendekat dan memandikan dirinya dengan air sejuk ketulusan dan keikhlasan yang sebetulnya telah lama dirindukannya.
Tetapi bila hatinya telah kaku dengan kerak penistaan atas kebutuhannya untuk menjadi pribadi yang mulia, dia akan menyingkir dengan upaya keras untuk melupakan kebaikan yang telah membuatnya gelisah.
Kejujuran adalah citra terbaik.
Mulai hari ini, perhatikanlah bahwa yang sebetulnya kita hormati adalah orang jujur yang pandai, bukan orang pandai yang jujur. Karena, hormat kita akan hilang bila terbukti seorang yang pandai itu - tidak jujur. Tetapi, kekurangan apa pun pada pribadiyang jujur - tidak akan menghapus hormat kita kepadanya, apalagi bila dia memiliki kelebihan yang penting bagi kebaikan orang lain. Yang menghormati orang kaya yang tidak jujur - selalu adalah orang yang mengharapkan pembagian dari harta yang tidak jujur itu. Tetapi, orang miskin yang jujur, bahkan juga - yang kaya dan jujur - selalu menerima aliran doa dari hati yang tak terhitung jumlahnya.
Setiap hari, kita dihadapkan pada pilihan untuk mengutamakan kemampuan yang terhormat atau kekayaan yang cacat.
Untuk yang muda dan untuk anak-anak kita, pastikanlah bahwa Anda mempengaruhkan pemilihan jalan-jalan kemampuan yang terhormat, karena di sanalah tersedia kekayaan-kekayaan yang utuh.
Mudah sekali bagi sebagian dari kita untuk mengutamakan kekayaan yang catat, karena mereka tidak sabar.
Bila ada harta yang bisa dicapai dengan ketidak-jujuran, itu berarti bahwa sebenarnya ada harta yang juga bisa dicapai dengan kebaikan, bila saja kita mau bersabar.
Maka, bersabarlah. Karena mungkin, lambatnya kedatangan harta yang baik itu - adalah sebenarnya pemisah antara kita yang baik dan mereka yang mencacatkan dirinya sendiri.
Hati yang jernih bisa mengerti bahwa kemampuan yang terhormat adalah sumber dari kekayaan yang mengharukan.
Perasaan damai bersama diri sendiri datang dari kejujuran kepada diri sendiri.
Tidak sedikit orang yang hidup dalam pengingkaran terhadap kerinduan asli hati mereka - mengenai keleluasaan dan kebesaran hidup yang sebetulnya mereka inginkan.
Lalu, dalam upaya untuk menenangkan diri, mereka bernegosiasi dengan hati mereka sendiri - dengan harapan bahwa mereka bisa membuat hati mereka sendiri lupa mengenai hak atas keberhasilan mereka.
Anehnya, bila orang lain berupaya dengan tulus menyatakan bahwa keberhasilan mereka adalah berkat ijin dari Yang Maha Mengabulkan; mereka yang tidak jujur kepada diri sendiri itu – justru sibuk mencari penjelasan mengapa kelemahan mereka, kelambatan mereka, dan bahkan kegagalan mereka adalah hal-hal yang dipaksakan atas mereka oleh - entah apa - yang berada di luar diri mereka.
Hormat kepada diri sendiri adalah pembentuk keberanian pribadi yang sebenarnya.
Orang yang tidak jujur – ternyata - juga tidak menghormati orang yang tidak jujur.
Itu sebabnya, berhati-hatilah dalam berbicara dengan diriAnda sendiri - karena ia mungkin bisa salah mengerti.
Hati yang merasa terperdaya akan menjadi suara pertama yang meragukan kesungguhan kesungguhan Anda.
Dan bahkan saat Anda berupaya memberanikan diri, hati Anda bisa berlari tanpa malu berlindung di balik pemaafan diri, dan membiarkan badan Anda kosong dan bergaung dalam menghadapi kesulitan.
Tidak ada orang yang bisa disebut berani bila hatinya menolak berdiri bersamanya.
Hati yang jujur menghasilkan tindakan-tindakan yang jujur.
Hati Anda tidak mungkin mengharapkan selain kekayaan yang dalam keutuhannya tercerminkan senyum dari Yang Maha Kuasa. Karena, mengharapkan keuntungan yang tidak jujur, adalah awal dari kerugian.
Kesalahan dan Kekeliruan
Kesalahan dan kekeliruan adalah
langkah-langkah yang memang diperlukan dalam proses belajar
Banyak orang menganggap bahwa kesalahan sebagai halangan,
padahal kesalahan adalah alat untuk belajar mengatasi masalah
sehingga kita bisa disebut seseorang yang kelasnya lebih tinggi.
Karena orang-orang dari kelas yang lebih tinggi
dengan mudah menyelesaikan masalah-masalah pada kelas di bawahnya.
Sehingga orang-orang yang dalam perjalanan hidupnya masih membawa masalah-masalah dari kelas di bawahnya sulit sekali untuk naik kelas.
Jadi kesalahan dan kekeliruan adalah
langkah-langkah yang perlu untuk naik,
maka naiklah dengan cara menangani masalah-masalah
pada kelas yang lebih tinngi
Professional's Biggest Fear
Apakah tingkat pendapatan Anda dapat membiayai pencapaian dari cita-cita Anda?
Bagi sebagian besar tenaga profesional, keteraturan pendapatan adalah hal yang lebih penting dari pada jumlah pendapatan.
Hampir semua karyawan tidak berani membayangkan diri mereka diberhentikan dari pekerjaan mereka. Tetapi tidak sedikit dari mereka yang berani mendekati keadaan yang memantaskan mereka untuk diberhentikan.
Sebetulnya yang paling ditakuti oleh para profesional adalah mengundurkan diri dari pekerjaan untuk memulai usaha sendiri.
Hanya seseorang yang takut yang bisa bertindak berani.
Tanpa rasa takut itu - tidak ada apapun yang bisa disebut berani.
Seandainya saja kita berfikir jernih, dan memutuskan bukan dari keadaan yang menginginkan kekuatan;
memutuskan bukan dari kesedihan, tetapi dari kemarahan;
memutuskan bukan dari pembayangan kegagalan, tetapi dari kegembiraan dalam menyambut keberhasilan;
dan bukan dari ketakutan akan berkurangnya pendapatan, tetapi dari keikhlasan dalam meyakini janji Beliau Yang maha Menghargai Upaya.
Setelah itu rasa takutpun akan berasa manis.
Langganan:
Postingan (Atom)